Review film Se7en
Hai guys saya disini ingin mereview salah satu film thriller terbaik yang saya nonton yaitu Se7en
TAHUN RILIS :1995
Genre : Mystery,Crime dan Thriller
Pemeran Utama :
Brad Pitt = Detektif Mills
Morgan Freeman = Detektif Somerset
Kevin Spacey = John Doe
Gwneyth Paltrow = Tracy Mills
Mungkin tidak tepat 20 tahun yang lalu. Se7en dirilis pada tanggal 22 September 1995, yang artinya saya masih berumur 9 tahun saat itu, dan kemungkinan kecil diperbolehkan menonton film ini. Sampai sekitar awal 2000-an akhirnya saya merasakan sensasi menonton film yang disebut-sebut memiliki ending paling mengejutkan sepanjang sejarah ini. Dan terbukti, sampai credit title muncul, saya masih terbengong-bengong menatap layar TV. Berusaha keras mencerna apa yang baru saja terjadi. Siapa? Apa? Bagaimana? Dan tentu saja pertanyaan terbesar, KENAPA??
Bagi yang belum menonton, mungkin sebaiknya behenti di sini (SPOILER ALERT) karena pembahasan Se7en tidak akan lepas dari endingnya, dan saya tidak mau anda kehilangan sensasi menonton yang mungkin tidak akan terulang lagi untuk kedua kalinya.
Dari Penulis dan Sutradara Yang Kurang Terkenal
Andrew Kevin Walker saat itu sedang mengalami masa-masa penuh keputusasaan karena belum juga menghasilkan naskah yang tepat untuk membuatnya dikenal. Lalu ia menulis sebuah cerita tentang serial killeryang menggunakan 7 dosa besar sebagai polanya. Naskah itu menarik perhatian studio New Line Cinema yang segera membeli hak untuk memfilmkannya. Lalu ditunjuklah sutradara muda, David Fincher, yang saat itu dikenal karena film terakhirnya, Alien 3, tidak terlalu disambut penggemar franchise itu. Tapi satu hal yang masih menjadi ganjalan pihak studio: ending yang melibatkan kepala manusia dalam kotak itu. Yes, ending itu memang sudah ada sejak draft awal naskah tersebut dibuat, dan pihak studio menganggapnya terlalu “gelap” dan “depresif”. Untungnya, David Fincher menerima tawaran menyutradarai film ini setelah membaca draft awal naskah yang masih memuat ending seperti dimaksud, dan menolak menggantinya. Akhirnya pihak studio mengalah. Film tetap diproduksi dengan menggunakan naskah yang ada, dan meng-casting Morgan Freeman dan Brad Pitt untuk memerankan kedua tokoh utamanya.
Kevin Spacey dan Misteri John Doe
Se7en sebenarnya punya formula yang klasik: dua orang detektif dengan personality yang berbeda, seorang rookie (Pitt) dan veteran (Freeman) menangani kasus pembunuhan berantai yang disusun dengan sangat rapi oleh pembunuh yang memiliki tingkat IQ tinggi. Memang sejak Silence of the Lambs memenangkan Oscar untuk film terbaik, Hollywood dipenuhi pembunuh-pembunuh berkarakter Hannibal Lecter sepanjang era 90-an.
Lalu untuk membuatnya makin menarik, identitas sang pembunuh pun harus disimpan baik-baik hingga klimaks film, sehingga membuat penonton penasaran. Di sini lah peran besar Kevin Spacey terlihat. Seperti yang kita ketahui (pada akhirnya), Kevin Spacey dicasting untuk memerankan John Doe, sang pembunuh itu sendiri. Namun, atas permintaannya, Spacey tidak diikutkan di berbagai kegiatan promosional film ini. Lebih jauh lagi, namanya pun tidak dicantumkan pada opening credit, suatu ide yang pada awalnya ditentang pihak studio, namun Spacey bersikeras memintanya. Terbukti, keputusan itu semakin menambah efek kejutan di film ini, ditambah lagi di tahun yang sama nama Spacey sedang naik daun karena perannya di film The Usual Suspect yang rilis seminggu sebelum film ini.
Membangun Kengerian Hingga Akhir
Tentu saja, faktor terbesar dari keberhasilan Se7en adalah kepiawaian Fincher dalam membangun tensi hingga sejak awal hingga mencapai klimaks di panghujung film. Bahkan sejak opening credit, salah satu opening credit terbaik yang pernah ada, ketegangan itu sudah mulai dibangun. Lalu secara satu-persatu dua detektif kita dihadapkan kepada setiap pembunuhan dimana sang pembunuh selalu berada satu langkah di depan mereka. Membuat frustasi dan jengah, keadaan para korban juga sangat mengenaskan hingga membuat penonton merinding. Keputusan besar dan cukup riskan sempat diambil, ketika di tengah film sang pembunuh, John Doe, menyerahkan dirinya kepada polisi. Tensi yang ada tiba-tiba menurun, dan penonton mulai menebak apakah film berakhir dengan plot seperti film kriminal pada umumnya.
Ketika Somerset dan Mills membawa John Doe ke lokasi tempat 2 pembunuhan terakhir berlokasi, sebuah truck pembawa barang mendekat, dan penonton mulai melihat bagaimana film ini berkahir: John Doe akan mencoba kabur, salah satu detektif akan menembaknya mati dalam kejar-kejaran di klimaks film. Selesai. Atau mungkin tidak. Di sini lah sekali lagi kegemilangan Fincher dan Walker pantas mendapat tempat terhormat dalam sejarah. Tidak ada satu penonton pun (saya berani bertaruh) yang akan menebak bahwa istri Mills (sweet Gwyneth) akan menjadi kunci terakhir sekaligus pukulan paling keras ke muka penonton. Sampai saat ini saya masih terbayang-bayang bagaimana editing Se7en bekerja efektif membangun adegan klimaks. Perpindahan kamera dari wajah ketakutan Morgan Freeman, kebingungan Brad Pitt dan Kevin Spacey yang meracau tanpa perasaan berhasil menuntun penonton pada satu kesimpulan mengerikan, dan menghancurkan hati: korban terakhir adalah istri Mills, dan kotak itu berisi kepalanya. Hebatnya, isi kotak itu sendiri tidak pernah diperlihatkan sama sekali, sehingga permainan psikologis dari kotak dan racauan Spacey lah yang membuat penonton mengambil kesimpulan sendiri. Membentuk imaji tragis nan menyesakkan.
Kejahatan vs Kebaikan kembali menjadi tema utama dalam Se7en, namun bagaimanapun ketika kejahatan dapat dihancurkan pada akhirnya, kebaikan pun mengalami kekalahan telak. Dialog terakhir Det. Somerset yang berkata: “Hemingway once wrote, “The world’s a fine place and worth fighting for.” I agree with the second part.” seakan mencoba meredakan keterkejutan penonton akan kebrutalan yang baru saja mereka saksikan di layar. Tapi, tetap saja, “kotak” itu akan tetap menghantui penonton bahkan hingga bertahun-tahun kemudian





Saran mungkin diawal bisa dilist tahun rilis, genre sama pemainnyaa biar lebih enak dibaca hehe btw 1995 gue blm lahir haha ✌
ReplyDeleteokeey ntr post berikutnya dijelasin lebih jelas itaa makasih yaa
ReplyDeleteBaca sinopsis dan reviewnya jadi tertarik nonton, ditunggu postingan selanjutnya
ReplyDeleteNambah deh list film Thriller ku. Thanks review nya, Mas!
ReplyDeletewaduh mayo blog nya review film hahaha bisa bisa film.......... yang di review haha
ReplyDeleteWaah makasih mayoo .. boleh nih jadi rekomendasi buat di tonton ..
ReplyDeleteTenkiu Mayo reviewnya.. Iya udah nonton pilem ini, keren ya👍🏻
ReplyDeleteWah jadi penasaran sama filmnya, seru ya kayanya mystery thriller gituu. Thanks May reviewnya
ReplyDeleteDitunggu review selanjutnya may.. nice share..
ReplyDelete